Anak Rentan Kekurangan Zat Besi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memberikan Susu

Read Time:1 Minute, 28 Second

gospelangolano.com, Jakarta – Anak yang mengalami tumbuh kembang optimal dengan berat dan tinggi badan yang baik serta kemampuan berpikir cepat menjadi dambaan setiap orang tua. Namun permasalahan gizi seperti kekurangan zat besi masih menjadi bahaya bagi anak-anak di Indonesia.

Fakta menunjukkan bahwa satu dari tiga anak di bawah usia 5 tahun menderita anemia defisiensi besi yang dapat menyebabkan stunting dan berdampak negatif permanen pada perkembangan otak anak.

Dalam acara bincang gizi yang bertema ‘Pentingnya gizi yang tepat bagi tumbuh kembang anak’, Dr.

Salah satu langkah mendasarnya adalah dengan meningkatkan kebutuhan zat besi, yang dapat dilakukan dengan memberikan makanan dan minuman yang mengandung protein hewani kaya zat besi, seperti daging sapi, hati ayam, dan susu.

Meski penting, terkadang terjadi kesalahpahaman di antara orang tua mengenai jenis susu yang sebaiknya diberikan kepada bayinya. Ahli gizi klinis juga mengemukakan 4 hal yang harus diperhatikan orang tua saat menyusui bayinya.

Pertama, perhatikan label informasi nutrisi pada kemasan susu untuk memastikan kandungan nutrisinya lengkap, antara lain zat besi, vitamin C, dan DHA dari minyak ikan.

Kedua, periksa makanan yang mendukung kognisi anak, seperti minyak ikan, DHA, Omega 3 dan Omega 6. ‚ÄúPada masa emas, ibu harus memastikan bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya berkaitan dengan berat badan dan tinggi badannya saja, tetapi juga kesadaran otak mereka, “katanya.

Ketiga, pilihlah susu dengan kandungan zat besi sesuai kebutuhan anak dan penyerapannya optimal. Terakhir, berikan susu pertumbuhan sesuai usia anak, karena susu memiliki komposisi yang lebih bergizi dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Dalam konteks ini, orang tua perlu bijak dalam memilih susu yang mengandung nutrisi lengkap untuk mendukung tumbuh kembang anak. Meski ASI merupakan pilihan yang baik, namun penting juga untuk mendidik anak tentang mengonsumsi makanan sehat dan bergizi sesuai prinsip gizi seimbang, agar kebutuhan nutrisi harian anak tetap terpenuhi dengan baik.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Fanny Crosby: Tokoh yang Menginspirasi Melalui Ketulusan dan Bakat
Next post Juventus Diperintahkan Bayar Rp 168 Miliar ke Ronaldo, Utang Gaji Saat Covid